Halo rekan-rekan Operator Sekolah (OPS) seluruh Indonesia!
Memasuki tahun ajaran 2025/2026, kita kembali disibukkan dengan pemutakhiran data melalui Aplikasi Dapodik Versi 2026. Namun, bukan Dapodik namanya jika tidak ada tantangan teknis saat proses instalasi maupun registrasi.
Banyak rekan OPS yang mengeluhkan munculnya kode error tertentu yang menghambat pekerjaan. Jangan panik! Kali ini kita akan bedah cara mengatasi tiga masalah teknis yang paling sering muncul di versi terbaru ini.
1. Mengatasi Error Database 2.104 saat Registrasi
Masalah ini biasanya muncul ketika Anda mencoba melakukan registrasi (baik online maupun offline) setelah melakukan instalasi. Pesan Error Database 2.104 menandakan adanya bentrokan database.
- Penyebab: Masih ada sisa-sisa database atau folder dari aplikasi Dapodik versi lama (2025 atau sebelumnya) yang belum terhapus sempurna.
- Solusi:
- Lakukan Uninstall aplikasi Dapodik lama secara bersih.
- Hapus folder "Dapodik" secara manual di direktori
C:\Program Files (x86)\. - Restart laptop sebelum melakukan instalasi ulang menggunakan Installer Dapodik 2026 yang baru.
2. Gagal Instalasi karena File Corrupt
Pernahkah Anda mendapati pesan error saat menjalankan installer atau patch, seperti "file is incomplete" atau instalasi berhenti di tengah jalan?
- Penyebab: File installer tidak terunduh 100% karena koneksi internet yang tidak stabil atau adanya gangguan dari antivirus.
- Solusi:
- Jangan gunakan download manager pihak ketiga jika sering gagal; gunakan unduhan bawaan browser.
- Pastikan ukuran file yang terunduh sama persis dengan ukuran yang tertera di Laman Unduhan Resmi Dapodik.
- Matikan sementara Antivirus dan Windows Firewall saat melakukan instalasi.
3. Aplikasi Tidak Bisa Dibuka (Muncul Dialog "Dapodik Sudah Terinstal")
Beberapa operator bingung ketika sudah menginstal patch atau versi terbaru, namun saat membuka aplikasi via browser, tampilan tidak berubah atau muncul notifikasi bahwa aplikasi sudah terinstal.
- Penyebab: Ini adalah masalah cache pada browser (Chrome/Edge/Firefox) yang masih menyimpan data versi lama.
- Solusi:
- Gunakan kombinasi tombol sakti Ctrl + F5 untuk melakukan hard refresh pada browser Anda.
- Jika masih berlanjut, bersihkan history dan cache browser melalui menu pengaturan.
- Coba buka aplikasi menggunakan mode penyamaran (Incognito Mode).
Kendala teknis di awal rilis aplikasi adalah hal yang wajar. Kuncinya adalah memastikan perangkat kita bersih dari sisa data lama dan memiliki file instalasi yang sehat.
Jika Anda masih menemui kendala lain, silakan tulis di kolom komentar di bawah. Mari kita saling bantu agar data sekolah kita segera "hijau" dan bisa segera sinkron sebelum batas cut-off!
Salam Satu Data!
.jpg)